Biografi Ariel PETERPAN

 

Nazriel Irham atau yang biasa kita kenal sebagai Ariel Peterpan adalah seorang penyanyi dan penulis lagu handal. Bersama bandnya, Peterpan, Ariel pernah menjadi ‘raja’ di blantika musik Indonesia. Namun kasus video mesum yang dialaminya pada tahun 2010 silam membuat nama Peterpan lenyap ditelan bumi. Ariel pun kini harus berjibaku untuk menyelamatkan dirinya dari kurungan penjara.

Ariel dilahirkan di Pangkalan Brandan – Sumatera Utara, 30 tahun silam. Ayahnya adalah seorang pegawai lapangan di perusahaan minyak Pertamina. Sementara ibunya adalah ibu rumah tangga biasa.

Meskipun putra asli Pangkalan Brandan, namun Ariel hanya beberapa bulan disana. Ariel yang masih orok kemudian hijrah ke Langsa, sebuah kota yang ada di Nangroe Aceh Darussalam. Pada umur tujuh tahun, Ariel dan keluarganya kemudian pindah ke kota Bandung. Di kota kembang inilah Ariel menemukan apa yang ia bisa sebut ‘rumah’.

Sejak kecil, Ariel sudah menunjukkan talenta di bidang seni. Namun bukan di bidang musik. Ariel kecil sangat pandai menggambar. Sejumlah perlombaan menggambar di kota Bandung sempat dijuarainya. Gara-gara hal tersebut, Ariel bercita-cita untuk menjadi seorang arsitek.

Namun perkenalannya pada dunia musik membuat segalanya berubah. Pada kelas I SMP, Ariel diajak teman-temannya membentuk sebuah band bernama Peppermint. Dari sini kecintaan Ariel pada dunia musik mulai terpupuk. Band itu sendiri hanya bertahan selama 7 bulan.

Setelah Peppermint, Ariel beberapa kali membentuk band, namun selalu bubar di tengah jalan, di antaranya yang serius adalah band bernama Silver, Cholesterol dan Topi. Namun pada nama terakhirlah Ariel menemukan tandem-tandem bermusiknya yang sejati. Ya, para mantan personel Topi bersama Ariel mebentuk sebuah band bernama Peterpan.

Bersama Peterpan, Ariel sukses menjadi band kafe yang paling diperhitungkan di Bandung. Penampilan Ariel yang berkharisma dengan suara khas Melayu dan band yang atraktif secara keseluruhan membuat seorang produser kawakan, Noey, tertarik mengorbitkan band tersebut. Noey adalah mantan personel Java Jive yang kini menjadi produser bertangan dingin. Langkah awal Noey untuk Peterpan adalah merekam dan memasukkan satu single mereka kedalam kompilasi bertajuk 1001 Malam. Lagu yang terpilih adalah ‘Mimpi Yang Sempurna’.

Dari single tersebut, Peterpan berkesempatan merilis full album. Pada tahun 2003, kerjasama mereka dengan label Musica menghasilkan satu album yang kini nyaris menjadi legenda di kalangan penikmat musik Indonesia. Album tersebut bertajuk ‘Taman Langit’, yang membuat nama Peterpan mulai dikenal di Indonesia.

Selanjutnya, hanya berselang setahun, Peterpan kembali merilis album berjudul ‘Bintang Di Surga’ yang mendapat sambutan luar biasa dari masyarakat Indonesia dan membuat Ariel serta band nya tersebut menjadi sosok yang digilai kaum hawa di seantero Indonesia.

Kesuksesan kedua album tersebut tak lepas dari kepiawaian seorang Ariel menulis lagu. Lirik-lirik yang dibuatnya dalam dan penuh makna, nyaris puitis dan jauh dari kata kacangan. Sementara nada-nada lagunya pun sederhana dan mudah dicerna tanpa harus jatuh ke ranah ‘kampungan’. Ariel menjadi sosok idola.

Di tengah banjir popularitas, muncul kabar miring seputar Ariel. Ia dikenal mempunyai kebiasaan buruk suka ‘bermain api’ dengan lawan jenis. Salah satunya terkuak setelah sang wanita, bernama Sarah Amalia, mengaku dihamili oleh Ariel–di luar nikah. Ariel dengan tenang menanggapi masalah tersebut dan bahkan menikahi Sarah untuk menunjukkan tanggung jawabnya. Dari pernikahan tersebut, Ariel memiliki seorang putri bernama Alea.

Setelah menikah, Ariel terus berkarya. Pada tahun yang sama dengan pernikahannya, Peterpan merilis sebuah album original soundtrack untuk film Alexandria. Album ini, lagi-lagi menuai banyak pujian.

Pada tahun 2006 terjadi perpecahan di tubuh Peterpan, kedua personilnya, Indra dan Andika namun tetap tidak menyurutkan langkah Ariel untuk berkarir di dunia musik. Pada tahun 2007, Peterpan merilis album terbaru bertajuk Hari Yang Indah, dengan single andalan Menghapus Jejakmu.

Pada tahun 2008, Peterpan kembali tersandung masalah, kali ini menyangkut hak kepemilikan nama ‘Peterpan’, yang merupakan nama pemberian Andhika, mantan personilnya. Pada akhirnya Peterpan mengalah dan berjanji akan mengganti nama band mereka. Mereka juga merilis album terakhir di bawah nama Peterpan, sebuah album kompilasi hits bertajuk Sebuah Nama Sebuah Cerita.

Kesuksesan Ariel membut dirinya merambah dunia layar lebar. Ia menjadi bintang iklan Shampoo Sunsilk pada tahun 2009. Pada tahun yang sama pula Ariel terlibat dalam film Laskar Pelangi. Ia memerankan tokoh bernama Arai, seorang pria yang tak pernah berhenti bermimpi.

Namun pada tahun 2010, Ariel mendapat cobaan berat. Video pornonya dengan sejumlah artis ternama beredar. Di antaranya bersama Luna Maya dan Cut Tari. Selain harus menahan malu dengan kejadian tersebut, Ariel juga masih harus menghadapi tuduhan pidana. Ia dianggap bertanggung jawab menyebarkan pornografi kepada generasi muda Indonesia dan terancam hukuman penjara. Hingga saat ini Ariel masih terus berjuang untuk membuktikan dirinya tak bersalah. Terakhir ia telah terbukti bersalah dan divonis hukuman 5 tahun penjara. Namun bandnya, Ex-Peterpan, tetap setia menunggu sang frontman bebas dan kembali bernyanyi bersama.

Jangan patah semangat, Ariel, jadikan pelajaran berharga. Apa yang tidak membunuhmu, akan menguatkanmu!

Biografi singkat Ariel Peterpan:

Nama Lengkap : Nazril Irham

Nama Panggilan : Ariel

Posisi di Band : Vocal

Tempat / Tanggal Lahir : Pangkalan Brandan / 16 September 1981

Nama Ibu : Darlina Darwis

Nama Bapak : Nazril Irphan

Agama : Islam

Hoby : Musik, Olah Raga, Gambar

Pendididkan Terakhir : Mahasiswa Universitas Parahiyangan

Cita-cita : Arsitek

Zodiak : Virgo

Tinggi / Berat : 167 Cm / 59 Kg

Musisi Favorit : Dolores O’Riordan (The Cranberries),

Nirvana (Kurt Cobain), Kahlil Gibran

Film Favorit : Matrix

Artis Film Favorit : Winona Ryder

Warna Favorit : Biru

Makanan Favorit : Apa aja yang penting enak

Minuman Favorit : Root Beer

Pakaian Favorit : T-Shirt

Tempat Nongkrong : Kamar

Prestasi : Medali Emas Kejurnas In Line Hockey

Anak ke- : 3 dari 3 bersaudara

Instrument yang digunakan : Microphone Shure SM 58

Tokoh yang dikagumi : Spiderman

Nomor Sepatu : 42

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s